Atomindo Ingatkan Eksportir Timah Untuk Terapkan Validasi CPI dengan Benar

    Atomindo Ingatkan Eksportir Timah Untuk Terapkan Validasi CPI dengan Benar

    PANGKALPINANG-Mulai eksis nya beberapa smelter swasta pasca terhenti pada 2018 lalu, mulai disoroti oleh Asosiasi Penambang dan Pengolah Pasir Mineral Indonesia (Atomindo). Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum Atomindo, Rudi Syahwani yang mengatakan bahwa Competen Person (CP) Indonesia bertanggung jawab dan bertanggung gugat atas atas validasi RKAB yang dibuatnya. Rudi mengatakan bahwa Kepmen 1827 yang mewajibkan validasi RKAB oleh CPI tersebut bertujuan untuk membuat bisnis industri dan ekspor timah Indonesia menjadi lebih baik.

    "Kepmen ESDM nomer 1827 itu mengingatkan bahwa CPI bertanggung jawab dan bertanggung gugat atas hasil validasinya. Jadi salah satu tujuannya supaya CPI bemar-bemar menjalankan fungsinya untuk membuat produksi Timah dari smelter swasta lebih logis. Jangan lagi muncul kuota RKAB yang fantastis sampai 3 lebih. sementara IUP nya hanya pajangan. Hati hati itu. itu bisa jadi lubang bagi CPI itu di kemudian hari, " ingat nya.

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Rudi mencontohkan PT. Mitra Sarana Prima (MSP) yang mendapat kuota ekspor hingga 3277 metrik ton pada 2020 lalu. Menurutnya jumlah itu layak disorot. Mengingat jumlah tersebut lumayan fantastis. Rudi mengatakan jumlah tersebut harus linear dengan kondisi IUP yang ada.

    "Logis tidak nya bisa dilihat dari kondisi IUP. Berapa luas terganggu, apakah benar menghasilkan Timah hingga 3 ribu ton ingot lebih. Karena kalau ekspor Ingotnya sebanyak 3 ribu ton lebih, maka pasir ore nya harusnya sebanyak 4 ribu ton lebih. menghasilkan timah sebayak itu bisa diestimasi berapa luas penambangan yang dilakukan dan seberapa besar skalanya. Jangan ada jalur-jalur khusus yang meloloskan RKAB dalam jumlah fantastis tersebut, " ujar Rudi.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    "Tak hanya MSP, artinya semua smelter swasta, termasuk PT. Timah juga harus menerapkan dengan baik Kepmen ESDM nomor 1827 tahun 2019 tersebut dengan baik. Jangan sampai kita berputar-putar pada masalah yang sama dari masa ke masa. Sehingga regulasi kemudian hanya jadi narasi, " pungkas Rudi.(Nopri)

    Nopri

    Nopri

    Artikel Sebelumnya

    Melalui Sekretarisnya, Atomindo Pertanyaan...

    Artikel Berikutnya

    Wilayah Tangkapannya Dirusak Tambang Ilegal,...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Budiyanta

    Budiyanta verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 130

    Registered: May 9, 2022

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 2127

    Registered: Apr 8, 2021

    Wijaya

    Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 8

    Postingan Tahun ini: 651

    Registered: Oct 11, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 6

    Postingan Tahun ini: 1636

    Registered: May 25, 2021

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Dua Kafilah MTQ Barru Raih Juara 1
    Kapolres Barru Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personil
    Kpt Arm Witono: Mari Sosialisasikan Bahaya Narkoba
    Pemdes Pancana Gelar Musrenbang dan Pelantikan Forum Anak

    Rekomendasi

    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Pangdam III/Siliwangi Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 315/Garuda, Satgas Satuan Organik di Wilayah Papua
    Pengelolaan Absensi Manual vs Pengelolaan Absensi Online Berbasis Web dan Mobile, Mana yang Cocok bagi Perusahaan?
    Kirab Taruna AAU Berlangsung Meriah di Malioboro
    Latma Cope West 2022 TNI AU-US PACAF di Lanud Abd Saleh Resmi Ditutup

    Ikuti Kami